“Peristiwa yang melibatkan personel kepolisian menimbulkan polemik publik. Jangan tergesa-gesa membuat pernyataan saat penyelidikan masih berlangsung,” ujar Yohannes.
Pernyataan dini dinilai melukai hati keluarga korban. Masyarakat Kota Medan juga menunggu kejelasan kasus ini. Yohanes mendesak Polrestabes mengusut tuntas kasus tersebut. “Segera berikan keadilan untuk keluarga korban,” pintanya.
Praktisi Hukum Panal H. Limbong, S.H., M.H. ikut bersuara. Ia mendesak Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu H. Februanto memerintahkan jajaran menuntaskan kasus ini.
“Jangan klaim sepihak terkait penyebab kematian. Ini masalah nyawa manusia, jangan ada yang ditutupi,” tegas Panal.
Ia meminta proses penyelidikan hingga hasil autopsi dibuka terang. Panal mengajak masyarakat Medan mengawal kasus ini. Pengawalan penting agar keluarga korban mendapat keadilan.
Baca juga :
Panal tidak ingin kasus ini jadi preseden buruk yang dapat terjadi di masa kepemimpinan Kapolda. Hal sama berlaku bagi Kapolrestabes Medan saat ini.
Publik Mendesak Agar Proses Hukum Berjalan Terbuka
Kasus ini kini menjadi perhatian publik Kota Medan. Warga mendesak aparat penegak hukum bertindak profesional.q Transparansi menjadi kunci untuk memulihkan kepercayaan masyarakat. Keluarga korban hanya menuntut kebenaran dan keadilan.

















