detak – DAIRI. Sengketa Lahan Di Sumbul Memanas, 2 Kelompok Saling Lapor.
Sengketa lahan di Dusun III Tombak Lama. Lokasi berada di Desa Pangguruan, Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi. Konflik kembali memanas pada akhir Agustus 2026. Bentrokan menyebabkan dua orang luka ringan. Satu unit ekskavator juga di bakar massa. Dua kelompok kini saling lapor ke Polres Dairi.
Kelompok yang bertikai adalah Marga Tanah Kajiman Sihotang. Lawan mereka Kelompok Tani Ganda Jaya. Kasi Humas Polres Dairi AKP Syahril Ramadhan membenarkan.
also read :
Robert Sihotang Luka Parah Diduga Dikeroyok Di Dairi
“Polres masih melakukan penyelidikan dan meminta keterangan,” ujarnya. Pernyataan itu di sampaikan Senin, 31 Agustus 2026.
Bentrokan Dipicu Alat Berat Buka Jalan
Bentrokan di picu aktivitas alat berat. Pihak Kajiman Sihotang mengoperasikan ekskavator di lokasi. Tujuan mereka membuka jalan di lahan sengketa. Aksi itu di tolak Kelompok Tani Ganda Jaya. Mereka menilai pengerjaan jalan merusak lahan garapan.
Lahan berada di perbatasan Sungai Hite Tano. Lahan itu di klaim Ketua Tani Ganda Jaya Paul Friden Malau. Merasa keberatan, sekitar 40 anggota mendatangi lokasi. Mereka bermaksud menghentikan aktivitas alat berat. Penghadangan berujung kontak fisik antar kelompok.
Akibat bentrokan, Robet Sihotang mengalami luka. Jamilun Sihotang dari pihak lain juga terluka. Keduanya luka ringan di bagian kepala. Kericuhan makin meluas hingga massa emosi. Satu unit ekskavator kemudian di bakar di titik konflik.
Polsek Sumbul segera turun ke lokasi. Personel mengamankan area dan membubarkan massa. Situasi berhasil di kendalikan agar tidak meluas.


















Respon (1)