Sebagai pengganti di buat jembatan sementara. Bahannya terbuat dari kayu batang kelapa. Kondisinya sangat berbahaya saat di lalui kendaraan. Warga mengalami kesulitan saat melintas setiap hari.
Warga lain Rahim Ndala juga angkat bicara. Ia menyebut proyek jembatan sempat di bangun 2024-2025. Ada tujuh yang di kerjakan saat itu. Namun pembangunannya di duga mangkrak sampai sekarang.
“Kita tidak tahu apa penyebabnya,” kata Rahim.
Gubernur Bobby Nasution Pernah Janji Perbaikan 2026
Rahim menambahkan Gubernur Sumut sudah meninjau lokasi. Kunjungan itu terjadi September 2025 lalu. Saat itu Bobby Nasution berjanji lanjutkan pembangunan. Warga berharap janji itu segera di tepati.
Perlu di ketahui tujuh jembatan ini vital. Jembatan penghubung wisata Bahorok Bukit Lawang. Juga jalur ke Tangkahan dan konservasi gajah. Proyek ini bagian dari multi years Rp 2,7 triliun. Proyek di gagas Pemprov Sumut tahun 2023. Namun gagal di kerjakan dan terbengkalai.
Bobby Nasution menegaskan komitmennya. Ia meninjau lokasi Sabtu 27 September 2025. Pembangunan 2026 akan pakai skema BKP. Bantuan Keuangan Provinsi di alihkan ke Pemkab Langkat.
“Finansial tetap dari Provinsi. Pelaksana pembangunannya nanti Pemkab Langkat,” kata Bobby.
Alasannya proses dari provinsi terlalu panjang. Bobby memperkirakan biaya tujuh jembatan Rp 78 miliar. Ia berharap proyek ini dongkrak pariwisata Langkat.

















